Ini Dia Perbedaan BIOS Dengan UEFI

Berikut Ini perbedaan BIOS Dengan UEFI

Ketemu ladi kawan di blog di blog SeputarIT, untuk kali ini saya akan membahas  perbedaan BIOS Dengan UEFI,yang bisa membantu kawan-kawan untuk memahamiBIOS, dan UEFI.

perbedaan bios dengan uefi
kawan ini perbedaan bios dengan uefi

Jika kawan sedang mencari artikel untuk memahami perbedaan BIOS,dan UEFIanda berada di halaman yang tepat.

Selamat membaca…….

BIOS, dan UEFI secara umum fungsinya sama yaitu software/perangkat lunak yang digunakan untuk menghubungkan Sistem Operasi (OS) dengan perangkat keras/Hardware yang terdapat di computer kita.

Jika kawan-kawan lihat BIOS, dan UEFI sama-sama sebuah firmware dan yang akan memberikan instruksi pada Hardware saat pertama kali computer  dihidupkan.

Salah satu keunggulan yang dimilikiUEFI yaitu kemampuan komunikasi dengan hardware yang lebih baik dibandingkan dengan BIOS.

Sebagian besar dari merek computer dengan vendor-vendor yang terkenal saat ini sudah mulai banyak menerapkan UEFI untuk produk computer mereka.

Jka kawan lihat BIOSbisa jadi akan tergeser oleh UEFI semakin berjalanya waktu dan perkembangan zaman yang sangat maju,

memungkinkan semua vendor akan menggunakan UFEI sebagai firmware yang memberikan intruksi kepada OS dengan Hardware untuk kedepanya.

Dengan munculnya Windows 10 yang mulai cukup digunakan pada saat ini, untuk menginstall nya mewajibkan tipe hardisk yang memimiliki partisi GPT,

dengan persyaratan ini maka motherboard yang kawan gunakan harus sudah support denganUEFI.

Tapi kebanyakan computer saat ini banyak keluaran dari vendor-vendor terkenal seperti asus,acer,Lenovo dan lainya menyisipkan BIOS di produk computer mereka,

sehingga memungkinkan dapat menjalankan OS yang sudah wajib mendukung UEFI, dan support juga untuk OS yang masih berjalan di BIOS.

Perbedaan BIOS,dan UEFI

 

BIOS hanya mendukung kapasitas hdd terbatas

Jika kawan menggunakan BIOS sebagai penghubung antara OS dengan hardware computer kawan-kawan hanya bisa menggunakan

ini dia perbedaan uefi dengan bios
ini perbedaan bios dan uefi

harddisk berkapasitas maksimal 2TB,sedangkan kawan jika menggunakan UEFI bisa menggunakan kapasitas harddisk lebih dari 2TB.

NETWORK BOOTING

JIka kawan menggunakan UEFI kawan akan mendapatkan sesifikasi IPV6 jadi memungkinkan kawan dapat menggunakan remote jarak jauh.

UEFI dapat menjalankan BIOS

UEFI dapat menjalankan bios tetapi hanya pada saat kawan ingin mengganti computer kawan yang menggunakan BIOS dan kawan ingin menggantinya dengan UEFI,

Maka UEFI ini dapat menjalankan BIOS tetapi dengan satu syarat seperti yang saya sebutkan di atas.

UEFI lebih nyaman dipandang

Banyak orang yang setelah menggunakan UEFI sebagai penghubung antara OS dengan hardware di computer mereka,

dan ini perbedaan bios dengan uefi
perbedaan Bios dengan Uefi

Mereka berpendapat menggunakan UEFI lebih enak dipandang karena UEFI user friendly dari pada bios yang menggunakan tampilan display standar.

perbedaan bios dan uefi
tampilan bios

Di UEFI disisipkan BIOS LEGACY

Di UEFI sendiri masih menyisipkan BIOS LEGACY yang digunakan untuk masa pergantian BIOS dengan UEFI ,

atau sering juga kawan kenal dengan CSM ( Compatibility Support Module).

Kemungkinan besar penggunaan BIOS akan terus berkurang dengan seiringnya berjalanya waktu akan tergeser dengan penggunaan UEFI.

UEFI dapat menjalankan mouse,touchpad, bahkan touchscreen

Mengingat  jika kawan menggunakan BIOS sebagai penghubung antara OS dengan hardware kawan-kawan hanya bisa menggunakan keyboard sebagai navigasinya.

UEFI dibuat lebih nyaman, pada saat kawan menampilkan UEFI kawan dapat menggunakan mouse,touchpad, dan touchscreen sebagai navigasinya.

Tentunya hal ini sangat memudahkan kawan saat sedang menjalankan UEFI dengan nyaman, dan membuat UEFI lebih user friendly.

BIOS akan tergeser oleh UEFI ??

BIOS akan tergeser oleh UEFI bisa jadi kawan hal ini akan terjadi pada waktu kedepanya mengingat saat ini jaman terus berkembang dan semakin canggihnya software maupun hardware pada saat ini.

Dengan begitu kemungkinan besar bisa kawan tebak untuk penggunaan BIOS akan menjadi sangat sedikit bahkan bisa jadi punah pada 10 tahun kedepanya,

Salah satu faktornya ialah UEFI lebih handal dibandingkan penggunaan BIOS  yang mendukung penyimpanan terbatas hanya 2TB sedangkan,

jika kawan menggunakan UEFI sebgai penghubung antara OS dengan Hardware computer kawa-kawan bisa menggunakan kapasitas jauh lebih besar.

Jika kawan ingin menggunakan UEFI sebagai penghubung antara OS kawan Dengan hardware computer kawan, sebaiknya kawan juga harus memperhatikan hardware yang kawan gunakan di computer kawan,

Yang perlu kawan ingat jika kawan menggunakan software terbaru maka hardware juga harus mempuni untuk menjalankan software terbaru itu juga.

Pilih BIOS atau UEFI ???

Mungkin kawan bingung saat memilih BIOS dan UEFI saran dari saya buat kawan pilih berdasarkan kebutuhan kawan.

ini dia perbedaan bios dengan uefi
di bawah ini rekomendasi bios dan uefi

Jika kawan ingin menggunakan OS terbaru apalagi kawan seorang editor baik itu editor foto maupun maupun editor video pastinya lebih

membutuhkan fitur yang lebih baru untuk memudahkan pekerjaan kawan sebaiknya kawan bisa beralih dari BIOS ke UEFI.

Bagi kawan-kawan yang masih seorang pelajar atau mahasiswa atau kawan yang hanya menggunakan computer untuk menulis sebaiknya kawan tahan dulu di BIOS mengingat kebutuhan seorang

pelajar,mahasiswa atau orang yang menggunakan computer hanya untuk keperluan office tidak memerlukan spesifikasi yang cukup tinggi

dengan aplikasi office salah satunya Microsoft word atau excel bisa berjalan di os yang bisa terhubung di BIOS.

Untuk computer yang hanya digunakan untuk pengetikan atau keperluaan office saya rasa tidak perlu menggunakan UEFI jika kawan

tetap ingin menggunakan UEFI agar dapat menggunakan OS terbaru seperti Windwos 10 mungkin lebih bagus, tetapi hardware kawan yang kawan gunakan juga harus kawan perhatikan.

Baca juga:

Nah itu tadi di atas Perbedaan BIOS,dengan UEFI.

Semoga bisa membantu kawan dalam memahami apa itu BIOS, dan apa itu UEFI, sampai ketemu lagi di artikel di blog SeputarIT berikutnya.